Perbedaan Produk Lokal dan Produk Made In China

Siapa yang tak kenal produk made in China? Hampir di seluruh pasar di Indonesia menjual yang namanya produk buatan China. Negara tersebut memang berhasil mendominasi banyak sektor penjualan. Segala macam produknya laku keras karena harganya yang sangat terjangkau bahkan lebih murah dari produk dalam negeri. Produk China dan lokal bersaing sejak lama. Namun seringkali produk lokal dikesampingkan karena berbagai faktor.

Meski semua orang telah memahami dan peka terhadap ciri-ciri yang selalu melekat pada produk made in China, namun segala jenis produk yang diluncurkan tak pernah sepi peminat. Bahkan inovasi yang juga dibuat oleh usahawan lokal sering tersisihkan karena banyak yang condong memilih produk buatan China.

Shop the outfit by clicking the picture ­čśŹ­čĺóREAL PICT ­čĺó Motif lotus putih . Grosir & partai besar harga beda­čĄŚ . Diameter: 20cm Bahan: rotan sintetis, kain batik dan semi leather. Panjang tali sekitar 120cm, tidak dapat dipanjang-pendekkan 1kg muat 3 tas uk 20cm. . . Order? ­čô▓ WA 089522777700 #tasrotanmurah #tasrotanbali #tasrotanbulat #tasrotanpolos #tasrotan #rattanbag #rattanbags #rattanbagmurah #rattanbagbali #rattanbagindonesia #rattanbaghandmade #bali #balihandmade #balihandmadebag #nomn

Coba simak perbedaan kedua jenis produk berdasarkan asal pembuatannya, yaitu China dan lokal berikut:

  1. Kuantitas: China Punya Ribuan Pekerja dan Stok Barang Melimpah, Produk Lokal Stoknya Terbatas

China sebagai salah satu negara yang terkenal akan kedisiplinannya selalu berusaha dan bekerja keras semaksimal mungkin. Mereka mampu memproduksi barang dengan jumlah yang teramat banyak dan kemudian didistribusikan ke berbagai negara.

Termasuk Indonesia sebagai salah satu tujuan utama pemasarannya. Sedangkan produk lokal seringkali terhambat sumber daya dan bahan baku serta kurangnya tenaga kerja yang memadai. Sistem dan teknologi pun masih seadanya. Sehingga mempengaruhi jumlah barang yang dapat diproduksi.

2. Kualitas: Lokal Lebih Unggul, Namun China Memang Sengaja Membuat Strategi Konsumtif untuk Pembelinya

Jika dinilai dari kualitas produk, lokal lebih unggul dan berkualitas. Hal tersebut membuat konsumen cukup membeli sekali untuk jangka waktu pemakaian yang lama. Hal ini diimbangi dengan harga yang selaras dengan kualitas tersebut. Sedangkan produk buatan China memiliki kualitas yang lebih rendah.

Barang buatan China rata-rata tidak mampu bertahan terlalu lama dengan pemakaian yang terbilang sering. Karena barang tersebut akan cepat rusak. Sebenarnya hal tersebut merupakan strategi agar pelanggannya semakin konsumtif dan sering melakukan transaksi pembelian lagi dan lagi.

3. Inovasi: China Bergerak Cepat Dalam Hal Inovasi, Lokal Masih Menunggu Apa Yang Paling Disukai Konsumen

Dalam hal inovasi China masih unggul. Mereka mampu membaca dengan cepat apa yang dibutuhkan oleh konsumen dan apa yang dapat menarik minat banyak orang sehingga menjadi sesuatu yang hits. China membuat suatu barang menjadi hits. Sedangkan lokal menunggu sesuatu yang hits muncul untuk kemudian di kreasikan dan dijadikan peluang usaha.

4. Teknologi: Lokal Masih Setia dengan Sistem Tradisional, China Sudah Berada Jauh di Depan

Teknologi atau metode yang diterapkan oleh China sudah sangat modern. Mereka membuat semuanya sendiri, bahkan membuat produk internasional yang mendunia mampu mereka buat tiruannya dengan rapi. Segala teknologi dan sistem mereka sangatlah memadai. Sedangkan lokal kembali harus tertinggal. Banyak usahawan yang masih bergerak mandiri dan mengandalkan alat seadanya.

Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan alam melimpah. Disamping itu keahlian penduduknya tak kalah potensial. Produk lokal yang telah menembus pasar internasional pun sudah bermacam-macam. Produk lokal sejatinya memiliki kualitas dan komposisi yang lebih tinggi, namun semua perlu didukung oleh sistem, media dan teknologi yang lebih canggih.

Perlu adanya persatuan untuk terus memajukan produk lokal, serta mendukung industri produk dalam negeri dengan pemenuhan sarana, prasarana dan fasilitas memadai. Penting juga untuk menggerakkan lebih banyak sumber daya manusia agar berperan dalam mengangkat nilai produk hingga ke ranah internasional.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *